Selasa, 17 September 2013

Sejarah Perkembangan HTML


Halo semua, disini saya mau bahas HTML. Apasih HTML itu? Bagaimana sejarahnya?  Yuk disimak, kita belajar bareng. J
HTML merupakan kependekan dari Hyper Text Markup Language. Sebuah file HTML merupakan sebuah file teks yang berisi tag-tag markup Tag markup memberitahukan browser bagaimana harus menampilkan sebuah halaman. File HTML harus memiliki ekstensi htm atau html.
HTML adalah bahasa yang digunakan untuk menulis halaman web. HTML merupakan pengembangan dari standar pemformatan dokumen teks yaitu Standard Generalized Markup Language (SGML). HTML sebenarnya adalah dokumen ASCII atau teks biasa, yang dirancang untuk tidak tergantung pada suatu sistem operasi tertentu.
HTML dibuat oleh Tim Berners-Lee ketika masih bekerja untuk CERN. di perkenalkan yang namanya HTML ini sekitar tahun 1991 yang hanya mencakup 22 elemen dan kemudian di lanjutkan dengan HTML +,  maka di dalam perkembangan HTML tidak di kenal yang namanya HTML1. Dan pada tahun 1995 barulah kemudian di perkenalkan yang namanya HTML 2.0.
Pada perkembangannya HTML 2.0 kemudian oleh W3C (Word Wide Web  3.2 yang memiliki banyak fitur tambahan seperti table, applet, superscript, sub script dan marque.
Pada tahun 1997 akhir, baru kemudian HTML 4.0 secara resmi di umumkan dan kemudian pada tahun 1999 dilanjutkan dengan HML 4.1. Pada perkembangan sekarang mungkin sebagian orang masih merasakan yang namanya HTML 4 adalah kemampuan design web yaitu dengan menggunakan css (Cascading Style Sheets).
Pada tahun Januari 2008, HTML 5 diumkan sebagai draft, walaupun belum di rekomentasikan secara resmi, beberapa sfesifikasi HTML 5 mulai di dukung oleh berbagai macam layout dan engine.  Pada perkembangannya HTML 5 ini ada beberapa penambahan “tag” baru yang hanya dapat dimengerti oleh browser-browser baru.
Beberapa kelebihan yang dijanjikan pada HTML 5: Dapat ditulis dalam sintaks HTML (dengan tipe media text/html) dan XML, Integrasi yang lebih baik dengan aplikasi web dan pemrosesannya, Integrasi (’inline’) MathML dan SVG dengan doctype yang lebih sederhana, Penulisan kode yang lebih efisien, Dapat dimengerti oleh peramban lawas (backwards compatible). Sehingga istilah ‘deprecated’ tidak akan diperlukan lagi.



Add to Cart

0 komentar:

Posting Komentar